Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Nenek Korban Rampok di Tanjungpinang Dirawat di RS, Buser Buru Pelaku

Mohamad Ismail • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 10:45 WIB
Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo.
Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo.

batampos- Satuan Reserse Kriminal Polresta Tanjungpinang saat ini tengah memburu pelaku perampokan, yang beraksi di sebuah rumah di Gang Pulau Pandan, Jalan Raja Haji Fisabilillah, Kota Tanjungpinang, Kepri tidak lama ini.

Dalam peristiwa tersebut, nenek berusia 70 tahun bernama Maimunah mengalami babak belur bagian muka, akibat dipukuli oleh pelaku perampokan yang diduga kuat merupakan seorang pria.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dengan memeriksa saksi, pelaku perampokan tersebut diperkirakan berjumlah satu orang. "Buser kita sedang memburu pelaku perampokan," kata Kasatreskrim, AKP Agung Tri Poerbowo, Jumat (23/8).

Ia menerangkan, bahwa pencuri berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan yang melekat ditubuh korban, serta satu unit hanphone. Perhiasan itu berupa dua buah cincin dan satu buah gelang emas.

Korban, kata dia saat ini masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit TNI AL, akibat dipukul oleh pelaku. Agung menuturkan, korban mengalami memar bagian mulut, pipi dan mata bagian kanan.

"Kondisi korban ada memar di bagian mulut dan pipi karena sempat dipukul sama pelaku. Korban mengalami kerugian senilai Rp16 juta," tambahnya.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Rabu (21/8) sekitar pukul 18.30 WIB. Akibat kejadian ini, wanita lansia tersebut alami babak belur bagian muka, usai dipukul atau dihajar oleh pelaku perampokan.

"Saya dapat laporan dari anak korban setelah salat magrib. Saat itu, anaknya datang ke Masjid dan memberitahu bahwa rumah ibunya didatangi rampok," kata Ketua RT setempat, Rifai Atan saat ditemui di kediamannya, Kamis (22/8).

Menurut Atan, perampokan itu terjadi saat suami korban sedang berada di Masjid terdekat. Korban yang kala itu sedang sendirian di dalam rumah, didatangi oleh satu orang pria.

Pria tersebut, kata dia mengetok pintu rumah korban untuk berpura-pura bertamu. Usai pintu rumah dibuka, korban langsung dicekik dan dipukul beberapa kali di bagian wajah, hingga tidak berdaya.

"Karena dicekik, jadi korban tidak bisa teriak. Kondisi wajahnya lebam dan ditemukan oleh suaminya di belakang pintu," ungkapnya. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#rampok