Cuaca Ekstrem Picu Lonjakan Penumpang, Warga Minta Pelni Tambah Kuota KM Bukit Raya
Ihsan Imaduddin• Senin, 12 Januari 2026 | 14:45 WIB
SEJUMLAH penumpang KM Bukit Raya sedang menuruni kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan Sei Kolak, Kijang, baru-baru ini. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Batampos– Habisnya tiket KM Bukit Raya tujuan Anambas dan Natuna memicu permintaan masyarakat agar PT Pelni membuka kuota tambahan penumpang. Permintaan ini muncul seiring meningkatnya kebutuhan warga untuk pulang kampung di tengah cuaca laut yang ekstrem.
Salah satu calon penumpang, Nanda, yang hendak menuju Letung, mengaku telah memantau ketersediaan tiket selama beberapa hari terakhir. Namun hingga Minggu (11/1/2026), tidak ada satu pun kursi yang tersedia di aplikasi Pelni Mobile.
“Tiket sudah habis, saya pantau di aplikasi Pelni Mobile beberapa hari belakangan ini, tidak kunjung tersedia seat,” ujar Nanda dengan nada kecewa.
Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem membuat dirinya tidak berani menggunakan kapal ferry. Ia khawatir terhadap keselamatan penumpang, terlebih tinggi gelombang laut diprediksi mencapai 4 meter dan sempat membuat sejumlah kapal ferry batal berangkat.
“Kalau ferry kami khawatir. KM Bukit Raya lebih aman karena kapalnya besar dan stabil. Kami berharap Pelni bisa buka kuota tambahan, kalaupun non seat tidak masalah,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, menjelaskan, kewenangan penambahan kuota penumpang sepenuhnya berada di pihak pusat. Cabang daerah tidak dapat mengambil keputusan sendiri.
“Penumpang kami imbau untuk terus memantau aplikasi Pelni Mobile. Siapa tahu ada yang batal berangkat sehingga seat kembali tersedia,” ujar Putra.
Ia menegaskan bahwa Pelni tetap mengutamakan keselamatan pelayaran dan tidak akan membawa penumpang melebihi kapasitas yang telah ditetapkan, meskipun permintaan masyarakat sangat tinggi. (*)