Salah satunya adalah Es Gunung Aloi, sebuah minuman pencuci mulut yang menyegarkan dan kaya rasa. Dahulunya olahan es serutan dengan isi rumput laut, tapai, kacang merah dan pewarna ini, lebih dikenal dengan sebutan es kepal.
Nama es gunung Aloi diberi sesuai dengan nama penjualnya. Bertempat di Jalan Pelabuhan atau lebih dikenal dengan nama Pasar Malam Karimun, Aloi sudah menjajakan olahan es gunung sejak tahun 1980-an. Sejak kemunculannya, Es Gunung Aloi telah menjadi ikon kuliner yang digemari masyarakat lokal dan wisatawan.
Bahan dan Penyajian
Es Gunung Aloi dibuat dari bahan-bahan sederhana, tetapi kombinasi rasanya sangat memanjakan lidah. Berikut adalah bahan utama yang sering digunakan:
- Es serut yang ditumpuk seperti gunung.
- Sirup manis berwarna-warni, biasanya dengan rasa buah seperti stroberi, melon, dan jeruk.
- Tambahan susu untuk memberikan rasa gurih.
- Topping seperti kacang merah, cincau, agar-agar, dan potongan buah segar.
- Beberapa penjual menambahkan bola-bola mutiara atau tape singkong sebagai variasi rasa.
Minuman ini disajikan dalam mangkuk besar, sehingga sering dinikmati bersama-sama sebagai simbol kebersamaan. Jika sudah memasuki bulan Suci Ramadan, es gunung Aloi menjadi buruan sebagai teman juadah berbuka.
Kenikmatan yang Menyegarkan
Es Gunung Aloi cocok dinikmati pada malam hari. Perpaduan es yang dingin, rasa manis, dan aroma segar membuat siapa pun yang mencicipinya merasa lebih berenergi. Selain itu, harganya yang terjangkau menjadikannya pilihan populer bagi semua kalangan. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi