Bagian yang dimanfaatkan tidak hanya bunga, tetapi kesan keindahanh yang dimunculkan oleh tanaman itu sendiri. Tidak mengehrankan, apabila tren tanaman hias masih menhiasi di tahun 2025. Berikut adalah enam bunga yang kembali populer tahun ini:
- Mawar Klasik
Mawar tidak pernah kehilangan pesonanya, tetapi tahun ini, varietas klasik seperti mawar merah dan mawar putih mendapat sorotan khusus. Keanggunannya sering digunakan dalam dekorasi pernikahan dan acara formal. Selain itu, tren menanam mawar di kebun rumah juga meningkat, berkat popularitas taman bergaya vintage.
- Anggrek Phalaenopsis
Anggrek Phalaenopsis, atau lebih dikenal sebagai anggrek kupu-kupu, kembali mencuri perhatian. Dengan bentuk bunganya yang elegan dan pilihan warna yang beragam, anggrek ini menjadi simbol kemewahan. Banyak orang menjadikannya hiasan meja kerja atau ruang tamu untuk menambah sentuhan eksotis.
- Krisan Jepang (Chrysanthemum)
Krisan Jepang kembali menjadi tren dalam rangkaian bunga dan festival taman. Dikenal karena kelopaknya yang rapi dan berlapis, bunga ini sering digunakan untuk mempercantik area luar ruangan. Krisan dengan warna-warna cerah seperti kuning dan merah marun sangat diminati.
- Dahlia
Dahlia yang mencolok dengan ukuran besar dan warna-warna cerahnya kembali menjadi favorit di taman dan acara-acara besar. Bunga ini sering dipadukan dalam rangkaian bunga modern dan menjadi pusat perhatian dalam dekorasi pesta.
- Lili Putih (Lilium)
Lili putih, simbol kemurnian dan ketenangan, semakin sering digunakan dalam dekorasi rumah dan acara keagamaan. Aromanya yang lembut dan tampilan elegannya menjadikannya pilihan populer untuk menciptakan suasana tenang di rumah.
- Tulip
Tulip, terutama varietas klasik seperti merah dan kuning, kembali naik daun. Bunga ini sering diasosiasikan dengan musim semi dan kebahagiaan. Kebun tulip dan festival tulip semakin sering diadakan di berbagai kota, menjadikannya simbol keindahan alami.
Bunga-bunga ini bukan hanya mempercantik ruang, tetapi juga menghadirkan nostalgia dan kesan elegan di tahun 2025. Tren ini menunjukkan bagaimana bunga klasik tetap relevan di tengah gaya hidup modern, menghadirkan keindahan alami yang tidak lekang oleh waktu. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi