Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dipercaya Dapat Meningkatkan Kualitas Hidup Penderia Kanker, Mari Mengenal Terapi Moksibusi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Chahaya Simanjuntak • Senin, 7 Juli 2025 | 16:59 WIB

ILUSTRASI terapi moksibusi, terapi kesehatan asal Tiongkok.
ILUSTRASI terapi moksibusi, terapi kesehatan asal Tiongkok.

Batampos - Terapi moksibusi adalah pengobatan tradisional asal Tiongkok. Terapi ini  memanfaatkan pembakaran tanaman mugwort atau Artemisia vulgaris. Dikenal juga sebagai tumbuhan moxa.

Mugwort yang sudah dikeringkan, lalu dibakar, diletakkan langsung atau dekat dengan titik akupunktur untuk memberikan efek pemanasan dan memicu respons tubuh 

Baca Juga: Walikota Batam Amsakar Lepas Ekspor Wind Jacket Tujuan Amerika Serikat, Industri Batam Tujukkan Daya Saing Global

Ada pun manfaat terapi Moksibusi untuk kesehatan seperti dikutip dari Cleveland Clinic, yaitu:

- Melancarkan peredaran Qi dan darah

Moxa diyakini mampu melancarkan aliran energi atau qi dalam darah, serta “menghangatkan” tubuh terutama pada kondisi dingin dan defisiensiyang.

- Mengatasi nyeri

Sering digunakan untuk meredakan nyeri sendi (artritis), otot tegang, serta sakit punggung dan pinggang.

- Meningkatkan pencernaan dan mengurangi kembung

Banyak dipakai untuk masalah gastrointestinal, termasuk IBS, gangguan pencernaan, dan mual.

- Kesehatan wanita

Termasuk mengurangi kram menstruasi, mengatur haid, dan terkenal digunakan untuk membantu membalik posisi janin sungsang.

- Meningkatkan kualitas hidup pasien kanker

Penelitian menunjukkan terapi gabungan moksibusi dengan kemoterapi dapat meringankan mual, kelelahan, nyeri, serta meningkatkan skor kualitas hidup pasien kanker,

- Membantu penyakit lain

Terapi ini dipercaya mampu menyembuhkan penderita insomnia, hipertensi, kolitis ulseratif, bahkan rehabilitasi stroke. Meskipun hasilnya beragam dan perlu bukti lebih kuat. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#kesehatan #pengobatan tiongkok masih diminati hingga saat ini #Terapi moksibusi #Terapi Moxa