Meski kerap dijadikan manisan atau campuran rujak, ternyata ada banyak hal menarik dari buah ini yang jarang diketahui orang. Berikut beberapa fakta uniknya yang wajib kamu tahu.
1. Bukan Kerabat Dekat Jeruk atau Belimbing
Meski bentuknya mirip belimbing mini, cermai sebenarnya berasal dari keluarga Phyllanthaceae, bukan Rutaceae (jeruk) atau Oxalidaceae (belimbing wuluh).
2. Asal Usulnya dari Benua Lain
Cermai diyakini berasal dari Madagaskar dan India Selatan, lalu menyebar ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia, melalui perdagangan rempah pada abad ke-18.
3. Rasanya Super Asam Saat Dimakan Mentah
Cermai mentah memiliki rasa asam pekat karena kandungan asam oksalatnya yang tinggi. Itulah mengapa buah ini jarang dimakan langsung tanpa diolah.
4. Pohon yang Multifungsi
Selain buahnya bisa dimakan, daun cermai digunakan dalam pengobatan tradisional, sementara kayunya cukup keras untuk dijadikan bahan perkakas ringan.
5. Kaya Vitamin C dan Antioksidan
Dalam ukuran kecilnya, cermai menyimpan vitamin C yang cukup tinggi, sehingga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan radikal bebas.
6. Populer Sebagai Manisan Khas Daerah
Di banyak daerah di Indonesia, cermai diolah menjadi manisan kering atau basah. Rasanya yang asam berpadu dengan gula membuatnya menjadi camilan legendaris.
7. Tahan Lama Saat Diolah
Jika diolah menjadi manisan atau sirup, buah cermai bisa bertahan berbulan-bulan tanpa bahan pengawet, asalkan disimpan dalam wadah bersih dan kedap udara.
Buah cermai bukan hanya unik dari segi rasa dan bentuk, tapi juga memiliki nilai sejarah dan manfaat kesehatan. Jadi, jika kamu menemui pohon cermai di pekarangan atau pasar tradisional, jangan ragu untuk mencoba atau mengolahnya. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi