Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

China Pertahankan Gelar Piala Thomas 2026, Tundukkan Prancis 3-1 di Final

Antara • Senin, 4 Mei 2026 | 09:02 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra China Shi Yu Qi mengembalikan kok ke arah lawannya tunggal putra Denmark Anders Antonsen dalam babak final Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (9/6/2024). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/Spt.
Pebulu tangkis tunggal putra China Shi Yu Qi mengembalikan kok ke arah lawannya tunggal putra Denmark Anders Antonsen dalam babak final Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (9/6/2024). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/Spt.

batampos – Tim bulu tangkis China kembali menegaskan dominasinya di pentas beregu putra dunia setelah sukses mempertahankan gelar juara Piala Thomas 2026. Pada partai final yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Minggu atau Senin WIB, China menaklukkan Prancis dengan skor 3-1.

Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Meski lebih diunggulkan, China harus bekerja keras menghadapi perlawanan sengit Prancis yang tampil mengejutkan sepanjang turnamen sebagai kuda hitam.

Partai pertama langsung berlangsung ketat saat tunggal putra nomor satu dunia Shi Yu Qi menghadapi Christo Popov. Shi dipaksa bermain tiga gim sebelum menang 21-16, 16-21, 21-17 dalam duel hampir satu setengah jam.

Shi tampil dominan di gim pertama lewat variasi serangan tajam. Namun Popov bangkit di gim kedua dengan permainan depan net agresif. Pada gim penentuan, Shi menunjukkan ketenangan di momen krusial untuk membawa China unggul 1-0.

Prancis mampu menyamakan kedudukan di partai kedua lewat Alex Lanier. Pebulu tangkis muda itu tampil impresif saat menumbangkan Li Shi Feng dua gim langsung 21-13, 21-10. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Lanier atas Li sekaligus menjaga harapan Prancis.

Namun momentum itu tak bertahan lama. Pada partai ketiga, Weng Hong Yang membawa China kembali unggul setelah menaklukkan Toma Junior Popov dalam laga dramatis 22-20, 20-22, 21-19 yang berlangsung selama 96 menit.

Toma sempat memberi tekanan saat menyamakan skor 18-18 di gim ketiga, tetapi Weng mampu menjaga fokus dan mengunci kemenangan di poin-poin akhir.

Gelar juara China dipastikan pada partai ganda putra kedua. Pasangan He Ji Ting/Ren Xiang Yu tampil solid untuk mengalahkan Eloi Adam/Leo Rossi dengan skor 21-13, 21-16.

Keberhasilan ini menjadi gelar ke-12 China di ajang Piala Thomas, sekaligus memangkas jarak dengan Indonesia yang masih memegang rekor terbanyak dengan 14 trofi.

Selain itu, kemenangan ini juga menjadi pelipur lara bagi China setelah tim putri mereka harus mengakui keunggulan Korea Selatan pada final Piala Uber 2026.

Sementara bagi Prancis, meski gagal meraih gelar perdana, penampilan mereka sepanjang turnamen menjadi sinyal kebangkitan kekuatan baru di peta bulu tangkis dunia, terutama di sektor tunggal putra. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Piala Thomas 2026 #china