Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Momen Kegembiraan Penuh Haru dan Tawa di Panggung Kelas 1 di Madrasah Tanjungpinang

Yusnadi BP • Senin, 14 Juli 2025 | 19:00 WIB

Dari pelukan erat ayah dan ibu, tangis, tawa riang hingga tingkah lucu anak, mewarnai momen penuh kegembiraan pada hari pertama masuk sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjungpinang.

***

Suasana ruang kelas 1 yang dipenuhi murid baru pada hari pertama sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tanjungpinang.
Suasana ruang kelas 1 yang dipenuhi murid baru pada hari pertama sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tanjungpinang.

Suasana Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjungpinang pagi itu lebih ramai dari biasanya. Digiringi cuaca cerah, wajah-wajah mungil yang baru pertama kali mengenakan seragam sekolah, tampak antusias.

Hari pertama masuk sekolah, selalu menghadirkan kisah tersendiri. Di halaman Madrasah, para guru menyambut murid baru dengan senyum lebar, tangan terjulur untuk bersalaman, dan suara lembut membujuk anak-anak yang masih malu-malu.

Satu hal yang menjadi warna tersendiri adalah tangisan kecil murid baru yang belum siap berpisah dari orang tua. Tampak seorang murid perempuan dan laki-laki bahkan sempat meronta meminta orang tuanya masuk ke halaman sekolah. Namun ada juga yang sumringah kegirangan bertemu teman-teman baru.

Sebagian murid membawa tas baru yang masih kaku lengkap dengan botol minum karakter kartun, sepatu mengkilap dan tentunya tidak lupa membawa bekal makanan dari rumah. Beberapa murid bahkan menunjukkan pena warna-warni dan buku tulis yang dihias stiker.

Di hari pertama sekolah ini, murid baru yang rata-rata berusia 6 hingga 7 tahun, datang bersama kedua orang tua, langsung diminta untuk berbaris sesuai urutan kelas yang telah ditunjuk sebelumnya. Puluhan murid kemudian bersama-sama menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan mars MIN Tanjungpinang.

Selanjutnya, dengan nada lembut dan penuh kasih sayang, murid baru diberi pengarahan oleh Kepala Sekolah dan para guru. Sementara para orang tua diminta dan melihat anak-anak kesayangan dari luar pagar sekolah.

Selesai pengarahan, diadakan sesi foto bersama di halaman sekolah. Kemudian murid baru diminta masuk ke dalam kelas. Anak-anak yang penuh semangat, antusias, lucu dan imut itu, langsung saja mengikuti arahan guru wali kelasnya, untuk masuk ke dalam kelas.

Di dalam kelas, guru memanggil nama-nama murid satu per satu. Beberapa siswa menyahut dengan percaya diri, tapi ada pula yang hanya mengangguk pelan, menatap guru dengan mata bingung.

Tak hanya itu, sejumlah murid tampak polos menunjukkan kelucuannya. Ada yang salah masuk kelas. Ada yang sibuk membagikan bekal ke teman barunya, bahkan ada yang spontan bertanya kapan pulang sekolah.

Momen-momen seperti inilah yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahun ajaran baru di berbagai sekolah di Tanjungpinang. Momen yang mungkin mengiringi hari pertama, tetapi kelak akan menjadi kisah manis yang dikenang oleh para murid baru ketika tumbuh dewasa.

Meskipun di tengah momen lucu dan haru itu, para orang tua menyelipkan harapan besar. Di panggung bernama kelas 1 itu, anak-anak menjadi anak yang saleh, cerdas dan mengerti akhlak dan agamanya.

"Alhamdulillah anak kami diterima di Madrasah ini. Semoga anak-anak bisa mengikuti pelajaran dengan baik," kata Firman, orang tua yang mengantarkan anaknya pada hari pertama sekolah, Senin (14/7).

Tidak hanya itu, hari pertama sekolah di madrasah bukan hanya sekadar masuk kelas, melainkan langkah awal penuh makna dalam menanamkan semangat belajar, mengenal dunia baru dan menumbuhkan nilai-nilai Islam dalam keseharian murid baru.

"Harapan kami sebagai orang tua, anak dapat lebih lagi mengenal akhlak dan ilmu Islam di sekolah madrasah ini," harapnya.

*Fokus dan Mandiri Sejak Dini Membentuk Karakter serta Akhlak Mulia

Sementara itu, pihak MIN Tanjungpinang juga telah menyiapkan berbagai program kegiatan belajar untuk membentuk karakter dan akhlak mulia sejak dini. Murid-murid baru juga langsung diajarkan untuk belajar mandiri.

Sejak dahulu kala, Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) MIN Tanjungpinang, memang difokuskan untuk pengenalan lingkungan madrasah, termasuk adab-adab di sekolah Islam.

Masa pengenalan yang digelar selama lima hari itu, tidak melibatkan orang tua. Tetapi melibatkan guru-guru dan wali kelas. Guru-guru mengarahkan murid kelas 1 dengan penuh sabar, meski kadang harus mengulang instruksi berkali-kali.

“Percayakan ke kami para guru untuk mendidik dan mengarahkan anak-anak. Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas, tapi bisa fokus dan mandiri," sebut Kepala Sekolah MIN Tanjungpinang, Suriyati.

Murid baru tampak antusias bertemu dengan teman-teman baru setelah libur panjang. Kegembiraan hari pertama sekolah ini, menjadi momentum penting bagi MIN Tanjungpinang untuk menanamkan kesan positif kepada murid baru.

“Kepada orang tua murid, kami mohon biar kami yang membimbing anak-anak di sekolah agar mereka bisa fokus dan siap untuk belajar fokus dan mandiri," imbau Suriyati. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#tanjungpinang #Kelas 1 SD #pelajar