Batampos - Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tanjungpinang, Kepri yang berhenti beroperasi sementara waktu kini bertambah. Dari yang awalnya hanya dua dapur, kini menjadi lima dapur.
Koordinator SPPG Tanjungpinang, Retno mengatakan, hingga hari ini tercatat sudah ada lima SPPG di Kota Tanjungpinang yang ditutup sementara.
Penutupan sementara dapur makan bergizi gratis (MBG) tersebut disebabkan sedang menunggu pencairan uang operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga: Distribusi Masih Mandeg, 9 SPPG Menunggu Dana BGN
“Sejauh ini sudah ada 5 SPPG yang ditutup sementara karena menunggu pencairan uang," ungkap Retno, Rabu (10/6/2026).
Adapun SPPG yang mulai tidak menyalurkan MBG sementara waktu antara lain SPPG 2 di Tanjungpinang Barat, SPPG 3 Batu IX, SPPG Tanjung Ayun Sakti, SPPG 4 Batu IX dan SPPG di Kelurahan Kampung Bulang.
Namun, Retno enggan menyampaikan berapa ribu penerima MBG yang terdampak, setelah sejumlah SPPG tersebut ditutup sementara akibat modal yang belum cair.
Baca Juga: Daya Tampung SD Negeri Cukup untuk 16.044 Murid Baru pada SPMB 2026
Sementara itu, Sekda Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengakui terkait adanya laporan SPPG yang berhenti sementara. Namun dirinya juga belum menerima berapa banyak penerima manfaat yang tidak menerima MBG.
“Untuk jumlahnya 5 SPPG, tapi total penerima manfaat yang tidak menerima lagi, masih kami cek berapa banyak," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak