Cara Menyimpan Kacang Tanah agar Tidak Tengik dan Awet Lama
Chahaya Simanjuntak• Selasa, 15 April 2025 | 13:05 WIB
ILUSTRASI. kacang tanah.
Batampos – Kacang tanah adalah salah satu bahan makanan serbaguna yang digemari banyak orang. Namun, sayangnya kacang tanah mudah bau tengik jika tidak disimpan dengan benar. Bau tengik ini biasanya disebabkan oleh proses oksidasi lemak dalam kacang yang dipicu oleh paparan udara, cahaya, dan kelembapan.
Berikut cara menyimpan kacang tanah agar tidak tengik dan awet, yakni:
1. Simpan di Wadah Kedap Udara
Menurut United States Department of Agriculture (USDA), kacang tanah sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara untuk mencegah masuknya oksigen dan uap air. Oksigen adalah pemicu utama tengiknya minyak dalam kacang tanah, sedangkan kelembapan bisa memicu pertumbuhan jamur.
2. Letakkan di Tempat Sejuk dan Terhindari dari Matahari
Paparan cahaya dan suhu panas dapat mempercepat proses oksidasi dan membuat kacang lebih cepat tengik. Sebaiknya simpan kacang tanah di tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung, seperti dalam lemari dapur yang tertutup.
Jika udara di rumah lembap, kamu bisa menyimpan kacang tanah di dalam kulkas. Kacang tanah mentah atau yang sudah dikupas bisa bertahan lebih lama jika disimpan di suhu dingin.
3. Gunakan Freezer untuk Penyimpanan Jangka Panjang
Kalau kamu membeli kacang tanah dalam jumlah besar, simpan sebagian di dalam freezer. Menurut Healthline, kacang tanah bisa bertahan hingga 6–12 bulan di dalam freezer tanpa mengalami penurunan kualitas rasa dan gizi. Pastikan kacang dimasukkan ke dalam kantong ziplock atau wadah tertutup rapat sebelum dibekukan.
4. Hindari Menyimpan di Plastik Terbuka atau Karung
Kacang tanah yang disimpan dalam karung atau plastik terbuka sangat rentan terhadap udara lembap, hama, dan oksidasi. Jika kamu membelinya dalam kemasan besar, segera pindahkan ke dalam toples kaca atau plastik yang bertutup rapat. (*)