batampos– Polsek Tanjungpinang Timur bersama BKSDA Riau memasang spanduk peringatan waspada buaya di empat titik rawan buaya kawasan perumahan Griya Puspandari Jalan Lembah Merpati, Sei Toca Tanjungpinang.
Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Rifi Hamdani Sitohang, mengatakan spanduk peringatan ini berisikan imbauan kepada warga sekitar, untuk berhati-hati saat beraktifitas di area sungai.
“Jika beraktifitas, perlu ada pendampingan karena kemunculan buaya dapat menyerang. Kami juga sudah koordinasi dengan BKSDA untuk mengatasi hal ini,” kata Rifi.
Sejauh ini, kata Rifi, tidak ada warga yang menjadi korban keganasan buaya yang ada di sungai tersebut. Namun demikian, buaya kerap memunculkan diri ke pemukiman warga untuk berjemur.
“Apalagi tempat ini sudah di sebut tempat buaya, sehingga membuat warga khawatir. Kami akan terus melakukan imbauan,” jelasnya.
Sementara itu, Polisi Hutan BKSDA Riau Seksi Konservasi Wilayah II Batam Apriyanto Kurniawan, mengatakan pihaknya akan melakukan survei populasi, untuk mengetahui jumlah buaya di sepanjang sungai dekat perumahan Griya Puspandari.
Jika nanti hasilnya over populasi, lanjut Apriyanto, maka buaya-buaya di sungai tersebut akan segera dipindahkan ke habitatnya.
“Kalau di Sei Jang memang habitat buaya. Namun, di Sei Toca ini, memang agak berbeda, seperti bukan tempat buaya. Melainkan sejak dulu sudah tempat permukiman warga,” terang Apriyanto.
Sejauh ini, kata Apriyanto kawasan habitat buaya yang ada di Tanjungpinang terdapat di Kelurahan Sei Jang dan Kelurahan Tanjung Unggat Tanjungpinang.
“Lokasi waspada itu di Sei Jang dan Tanjung Unggat. Jika di sini over populasi, jalan tengahnya ya dipindahkan,” jelasnya. (*)
reporter: yusnadi