Batampos - Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhenti beroperasi sementara di Bintan, bertambah jadi tiga.
Penyebabnya, keterlambatan transfer dana dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Sebelumnya SPPG Tanjunguban Selatan 4 di Pasar Baru, Tanjunguban sudah berhenti beroperasi sejak Senin (8/6/2026).
Kini, dua SPPG menyusul berhenti beroperasi sementara sejak Selasa (9/6/2026).
Baca Juga: Disdik Karimun Siapkan Pendampingan Wali Murid untuk Pendaftaran PAUD
Dua SPPG yang ikut berhenti beroperasi sementara adalah SPPG Tanjunguban Selatan 2 atau dikenal SPPG Permaisuri di Jalan Permaisuri, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.
Satu lagi, SPPG Bintan Timur Sei Lekop di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur.
Koordinator Wilayah Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bintan, Pina Deli Syahputri membenarkan, tiga SPPG tidak beroperasi pada Selasa (9/6/2026).
Tiga SPPG tersebut adalah SPPG Bintan Utara Tanjunguban Selatan 4, SPPG Bintan Utara Tanjunguban selatan 2 dan SPPG Bintan Timur Sei Lekop.
Kepala SPPG Tanjunguban Selatan 2 atau Permaisuri, Massudianto juga membenarkan SPPG-nya berhenti beroperasi sementara.
Baca Juga: SPMB Online di Karimun Minim Kendala di Hari Pertama dan Kedua
Akibatnya tidak ada pengantaran MBG pada Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, anggaran baru ditransfer dari pusat pada Senin ( 8/6/2026) sore.
"Dana baru ditranfer Senin sore, jadi tidak sempat order barang," katanya
Karena itu, pihaknya mengentikan sementara pengantaran MBG ke penerima manfaat yang berjumlah sekitar 2.525 orang.
Namun, ia memastikan pengantaran MBG kembali dimulai pada Rabu (10/6/2026).
"Besok sudah jalan lagi. Mudah-mudahan ke depan lancar," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak