Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

KEK Palu Kantongi Investasi Rp20 Triliun untuk Bangun Ekosistem Energi Bersih

Antara • Rabu, 13 Mei 2026 | 13:04 WIB
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Aslan Energy Capital (AEC) dengan PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) di Jakarta, Selasa (13/5/2026). (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Aslan Energy Capital (AEC) dengan PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) di Jakarta, Selasa (13/5/2026). (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

batampos – Kawasan Ekonomi Khusus Palu menerima komitmen investasi senilai 1,75 miliar dolar AS atau sekitar Rp20 triliun untuk pengembangan ekosistem Battery Energy Storage System (BESS) di Sulawesi Tengah.

Investasi tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Jakarta antara PT Bangun Palu Sulawesi Tengah selaku pengembang KEK Palu dan Aslan Energy Capital, perusahaan investasi energi bersih dan infrastruktur global berbasis di Singapura.

Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah, Sony Panukma Widianto, mengatakan kerja sama strategis itu menjadi langkah penting dalam menjadikan KEK Palu sebagai pusat ekosistem energi bersih dan hilirisasi industri di kawasan timur Indonesia.

“Kemitraan strategis dengan Aslan Energy Capital merupakan wujud nyata dari visi besar kami untuk menempatkan KEK Palu sebagai poros utama ekosistem energi bersih dan hilirisasi di kawasan Timur Indonesia,” ujarnya, Rabu.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan ekosistem BESS Gigafactory serta fasilitas Liquified Natural Gas (LNG) Hub bertaraf internasional di kawasan industri KEK Palu.

Pembangunan proyek akan dilakukan secara bertahap di atas lahan industri seluas sekitar 40 hektare. Pada tahap awal, fasilitas manufaktur dirancang memiliki kapasitas produksi sebesar 8 GWh per tahun, dengan potensi ekspansi hingga 12–15 GWh pada fase berikutnya.

Kehadiran gigafactory ini diharapkan mampu memperkuat hilirisasi industri baterai berbasis nikel di Indonesia sekaligus mendukung rantai pasok energi bersih dan kendaraan listrik untuk pasar domestik maupun ekspor ke kawasan ASEAN, Australia, dan Amerika Serikat.

Sony menegaskan proyek tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan langkah transformasi industri yang berdampak jangka panjang terhadap kemandirian energi nasional.

Ia optimistis investasi bernilai triliunan rupiah itu akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi inklusif, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta menciptakan ribuan lapangan kerja bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Keyakinan serupa disampaikan Chief Executive Officer Aslan Energy Capital, Muthu Chezhian. Menurut dia, keputusan investasi dilakukan setelah mempertimbangkan keunggulan strategis Palu, termasuk akses terhadap sumber daya nikel, konektivitas perdagangan maritim internasional, serta dukungan pemerintah terhadap hilirisasi industri.

“Indonesia memegang peranan krusial dalam peta jalan transisi energi global masa depan. Palu menawarkan kombinasi yang sangat istimewa,” katanya.

Ia juga menyoroti meningkatnya kebutuhan infrastruktur penyimpanan energi seiring pergeseran pusat data global dari sistem UPS konvensional menuju solusi BESS yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“KEK Palu memiliki potensi luar biasa untuk mendukung infrastruktur pusat data generasi berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menyatakan pemerintah optimistis investasi di sektor teknologi tinggi dan penyimpanan energi akan memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Baca Juga: Pecinta Cake Wajib Coba, 5 Mille Crepes Lembut di Batam

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menilai proyek tersebut akan membuka lapangan kerja luas sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Proyek berskala besar ini diproyeksikan menyerap sekitar 1.300 tenaga kerja ahli secara langsung serta menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja tidak langsung di sektor pendukung dan rantai pasok industri.

KEK Palu sendiri merupakan kawasan industri terpadu yang terintegrasi dengan Pelabuhan Pantoloan dan dirancang menjadi pusat logistik, manufaktur, hilirisasi industri, serta pengembangan energi bersih di Indonesia Timur. (*)

Editor : Putut Ariyo
#KEK Palu #investasi energi bersih #Battery Energy Storage System #Sulawesi Tengah #hilirisasi nikel