batampos – Seorang jamaah haji asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, yang tergabung dalam Kloter BTH 08, Ratinis Abd Ghani (79), wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah, Arab Saudi, pada Senin (1/6) pukul 23.45 Waktu Arab Saudi (WAS).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, membenarkan kabar duka tersebut. Menurutnya, almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat sejumlah komplikasi kesehatan.
“Atas nama pribadi dan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Ratinis Abd Ghani, jamaah haji asal Kabupaten Kuantan Singingi. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” kata Defizon di Pekanbaru, Selasa.
Sempat Menuntaskan Rangkaian Ibadah Haji
Defizon menjelaskan, almarhumah telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji sebelum meninggal dunia di Tanah Suci. Pemerintah juga memastikan seluruh hak jamaah yang wafat akan tetap dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihaknya turut mengajak seluruh jamaah haji asal Riau yang masih berada di Arab Saudi maupun keluarga di Tanah Air untuk mendoakan almarhumah serta menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah dan menunggu jadwal kepulangan.
Baca Juga: Bugatti Ciptakan Hypercar Unik Bertema Bintang, Terinspirasi Novel The Little Prince
“Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau akan membantu proses penyelesaiannya,” ujarnya.
Delapan Jamaah Haji Riau Wafat
Dengan wafatnya Ratinis Abd Ghani, jumlah jamaah haji asal Provinsi Riau yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi bertambah menjadi delapan orang.
Berdasarkan data Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, delapan jamaah yang meninggal tersebut terdiri atas:
- Satu orang meninggal dunia di Madinah.
Empat orang meninggal dunia di Makkah.
Dua orang meninggal dunia di Embarkasi Haji Batam.
Satu orang meninggal dunia di daerah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Pemerintah terus mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas yang berisiko menimbulkan kelelahan, mengingat cuaca panas dan padatnya aktivitas ibadah di Arab Saudi selama musim haji berlangsung. (*)
Editor : Putut Ariyo