Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pentagon Hadapi Tekanan Ekonomi Akibat Biayai Perang Iran

Chahaya Simanjuntak • Kamis, 4 Juni 2026 | 21:21 WIB
Gedung Kantor Pertahanan AS, Pentagon. F Britannica
Gedung Kantor Departemen Pertahanan AS, Pentagon. F Britannica

Batampos - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menghadapi tekanan karena menanggung biaya yang timbul akibat operasi militer di Iran dan sejumlah penugasan tak terduga lainnya. Hal ini diungkapkan oleh pejabat militer AS seperti dalam laporan media Fox News. 

Menurut pejabat militer tersebut, sejumlah operasi yang terjadi, tidak masuk dalam perencanaan anggaran tahun fiskal 2026, sehingga menambah beban sumber daya Pentagon dan memaksa pimpinan militer AS mengambil keputusan sulit terkait pengeluaran.

Operasi yang tidak direncanakan itu mencakup Operation Epic Fury (operasi Epic Fury) di Iran, misi pengamanan perbatasan selatan, serta penugasan Garda Nasional.

Baca Juga: Beredar di Jagat Maya Menteri Keuangan Purbaya Bakal Diganti, Istana Beri Bantahan

Tekanan keuangan tersebut semakin berat akibat kenaikan harga bahan bakar.

Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana Daryl Caudle, mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Mei bahwa Angkatan Laut perlu mengurangi biaya operasi rutin apabila tidak memperoleh pendanaan tambahan.

Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran yang mengakibatkan lebih dari 3.000 korban.

Pada 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Setelah masa gencatan senjata berakhir, tidak ada laporan mengenai dimulainya kembali permusuhan secara luas, namun Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Baca Juga: Polresta Barelang Kembali Razia Knalpot Brong

Saat ini, Iran dan Amerika Serikat tengah melakukan perundingan untuk menyepakati kerangka nota kesepahaman. Sementara itu, kedua pihak masih terus melakukan serangan sporadis.

Amerika Serikat menyatakan, penggunaan kekuatan militer diperlukan untuk mempertahankan blokade tersebut. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#perang Iran AS Israel #pentagon #amerika serikat #perang iran