batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau menyiapkan daya tampung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA, SMK, dan SLB sebanyak 35.477 siswa pada tahun ajaran 2026.
Di tengah tingginya persaingan masuk sekolah negeri, orangtua diminta tidak memaksakan anak masuk ke sekolah tertentu.
Sekretaris Disdik Kepri, Siti Hidayati Rochmah, mengatakan pendaftaran SPMB dijadwalkan berlangsung pada 11-14 Juni 2026.
Baca Juga: Juknis SPMB SMA SMK Negeri Kepri 2026/2027 Terbit, Ini Kuota dan Jalur Penerimaan Siswa Baru
Untuk jenjang SMA, kuota dibagi melalui jalur domisili 35 persen, afirmasi 30 persen, prestasi 30 persen, dan mutasi 5 persen.
Sementara untuk SMK, jalur prestasi mendapat kuota terbesar yakni 75 persen, afirmasi 15 persen, dan domisili 10 persen. Adapun SLB tidak menggunakan sistem jalur penerimaan.
“Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 29 Juni, kemudian dilanjutkan daftar ulang dan MPLS pada 20-25 Juli,” kata Siti, Jumat (22/5).
Ia menjelaskan, jumlah lulusan SMP dan MTs di Kepri tahun ini mencapai 36.468 siswa, terdiri dari 33.725 lulusan SMP dan 2.923 lulusan MTs.
Baca Juga: Guru SMAN 5 Batam Klaim Kehilangan Hak PPPK Akibat Pergantian NUPTK
Disdik Kepri juga menetapkan rata-rata kapasitas 38 siswa per rombongan belajar (rombel), dengan maksimal 40 siswa per kelas.
Saat ini terdapat 144 lokasi SMA negeri dan 41 lokasi SMK negeri di Kepri. Karena itu, Disdik meminta orangtua lebih realistis dalam memilih sekolah tujuan.
“Sekarang sekolah itu semua sama, jadi tidak perlu memaksakan anak masuk ke sekolah tertentu,” ujarnya.
Disdik Kepri juga akan berkoordinasi dengan sekolah swasta untuk mengantisipasi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. (*)
Editor : M Tahang