batampos - Gen Z selalu memiliki fenomena - fenomena unik yang selalu viral. Ada fenomena manchild untuk menggambarkan seorang pria dewasa secara usia, namun berperilaku kekanak - kanakan secara emosional dan sosial.
Istilah ini menunjukkan ketidakmatangan dalam menghadapi tanggung jawab sebagai orang dewasa. Fenomena ini sangat terkenal di TikTok.
Ciri - ciri umum seorang manchild, dikutip dari Onlyearthlings.com:
1. Menghindari tanggung jawab rumah tangga
2. Manajemen keuangan buruk
3. Suka melek teknologi
4. Tidak bisa menangani kritik atau stres
5. Menghindar dari komitmen serius
6. Tidak punya ambisi
7. Komunikasi kekanak - kanakan
8. Berorientasi diri sendiri, kurang empati
Manchild muncul sebab lingkungan yang terlalu memanjakan anak. Hal ini bisa membuat individu tidak belajar kemandirian.
Kondisi sosial dan ekonomi juga bisa membuat masa remaja melambat transisi ke dewasa. Adanya gangguan psikologis dan trauma yang juga menjadi akar permasalahan.
Dampak manchild dalam hubungan bisa membuat pasangan merasa seperti pengasuh, timbul rasa frustasi, dan gangguan kebersamaan.
"Tanda manchild juga termasuk tidak mau terapi, kebersihan menurun, dan menghindar dari konflik," ujar Dr. Marisa T. Cohen, dikutip dari The Sun, Rabu (20/8).
Manchild dapat berubah jika individu mau mengubah perilakunya. Ini langkah - langkah potensial manchild dapat berubah, dikutip dari NationalWorld:
- Menyadari dan bersikap bertanggung jawab
- Mengelola kesehatan mental dan fisik
- Belajar komunikasi sehat dan refleksi diri
- Terapi individual atau pasangan sebagai ruang dukungan.
Namun, tidak semua individu sadar akan posisi manchild ini. Jika tidak ada kesediaan berubah, hubungan bisa jatuh ke pola yang tidak sehat.(*)
Editor : Tunggul Manurung