batampos – National Basketball Association (NBA) resmi mengumumkan penyelenggaraan edisi kedua NBA Rising Stars Invitational 2026. Turnamen basket tingkat sekolah menengah atas (SMA) se-Asia Pasifik ini akan berlangsung pada 22–28 Juni 2026 di OCBC Arena.
Ajang ini merupakan hasil kolaborasi antara Sport Singapore (SportSG) dan Singapore Tourism Board (STB), serta dikelola oleh NBA Singapore. Turnamen tahun ini akan menghadirkan 24 tim U-18, terdiri dari 12 tim putra dan 12 tim putri dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik.
Seluruh tim akan bertanding dalam format round-robin sebelum memasuki fase gugur (single elimination) untuk memperebutkan gelar juara. Partisipasi tim ditentukan melalui kerja sama dengan federasi basket nasional dan turnamen kualifikasi di sejumlah kota seperti Bangkok, Melbourne, Taipei, dan Tokyo. Tuan rumah Singapura akan diwakili dua tim di masing-masing kategori.
Selain kompetisi, ajang ini juga menghadirkan program pengembangan pemain, termasuk pelatihan keterampilan, kegiatan sosial, serta pertukaran budaya antar peserta. Pemain dengan performa terbaik berpeluang mengikuti kamp pengembangan NBA dan program pembinaan lanjutan.
Sejumlah nama besar turut meramaikan acara ini, di antaranya mantan juara NBA Jeremy Lin dan legenda Women's National Basketball Association Lauren Jackson. Keduanya dijadwalkan berinteraksi langsung dengan peserta serta berbagi pengalaman selama turnamen berlangsung.
NBA juga menyiapkan berbagai aktivitas untuk penggemar, mulai dari coaching clinic, sesi jumpa pemain, hingga pengalaman interaktif dan pameran memorabilia resmi NBA.
Head of Southeast Asia NBA Asia, Sheila Rasu, menyebut edisi perdana turnamen ini telah menjadi tolok ukur baru bagi kompetisi basket pelajar di kawasan Asia-Pasifik. “Kami ingin menghadirkan pengalaman yang menggabungkan kompetisi olahraga dan hiburan keluarga khas NBA,” ujarnya.
Sementara itu, Jeremy Lin menilai ajang ini sebagai platform penting untuk menampilkan talenta muda Asia. Ia berharap turnamen ini dapat mendorong lebih banyak pemain Asia menembus level tertinggi basket dunia.
Dukungan juga datang dari pemerintah Singapura. Deputy Chief SportSG, Dean Tan, menyebut turnamen ini sebagai sarana memperkuat konektivitas generasi muda lintas negara sekaligus meningkatkan kualitas permainan melalui kompetisi dan bimbingan elit.
Direktur Olahraga STB, Lilian Chee, menambahkan, "kehadiran NBA Rising Stars Invitational memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi utama sport tourism di kawasan."
Pada edisi perdana pada 2025 diikuti 22 tim dari 11 negara dan disaksikan lebih dari 9.000 penonton secara langsung. Tahun ini, penyelenggara menargetkan skala yang lebih besar dengan dampak yang lebih luas bagi pengembangan basket usia muda.
Informasi lengkap terkait daftar tim, tiket, dan agenda kegiatan akan diumumkan dalam waktu dekat melalui kanal resmi NBA Rising Stars Invitational. (*)
Editor : Putut Ariyotejo