Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kepri Siapkan 1.450 Personel untuk Pengamanan Mudik

Yashinta • Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:30 WIB

Kapolda Kepri bersama dengan gubernur Kepri meninjau kesiapan personel saat apel operasi ketupat seligi, Kamis (12/3/2026). f istimewa
Kapolda Kepri bersama dengan gubernur Kepri meninjau kesiapan personel saat apel operasi ketupat seligi, Kamis (12/3/2026). f istimewa

batamposPolda Kepulauan Riau menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2026 di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Kamis (12/3). Kegiatan ini bertujuan mematangkan persiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri agar berlangsung aman dan kondusif.

Apel dipimpin langsung Kapolda Kepri, Asep Safrudin, bersama Ansar Ahmad. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, serta sejumlah unsur Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal di wilayah Kepulauan Riau.

Kapolda Kepri menyampaikan bahwa dinamika global saat ini juga menjadi perhatian, termasuk konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Palestina, dan Iran. Kondisi tersebut berpotensi memicu gejolak harga minyak dunia yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi.

Meski demikian, pemerintah disebut terus menjaga stabilitas nasional melalui diplomasi luar negeri yang aktif serta berbagai kebijakan ekonomi, termasuk menjaga ketersediaan energi. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional saat ini masih mencukupi sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Secara nasional, perayaan Idulfitri tahun ini diperkirakan memicu mobilitas besar masyarakat. Sekitar 143,9 juta orang diprediksi melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah di Indonesia.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Tentara Nasional Indonesia dan instansi terkait menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi terpusat ini melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah objek penting, mulai dari masjid, lokasi salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, hingga simpul transportasi seperti bandara dan pelabuhan. Selain itu, pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu juga disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda menegaskan bahwa pengamanan di wilayah Kepri akan difokuskan pada titik-titik pergerakan penumpang dan barang, terutama di pelabuhan domestik maupun pelabuhan roro yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat saat musim mudik.

“Dalam Operasi Ketupat Seligi 2026 ini, sekitar 1.450 personel gabungan dilibatkan. Mereka akan ditempatkan di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Riau,” ujar Asep saat doorstop bersama awak media.

Menurutnya, situasi keamanan di wilayah Kepri sejauh ini relatif kondusif. Meski demikian, aparat tetap melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

Selain pengamanan arus mudik, aparat juga diminta meningkatkan patroli pada jam rawan serta melakukan pengawasan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya selama mudik.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait telah melakukan koordinasi dan langkah antisipasi menghadapi periode mudik Lebaran.

Salah satu hal yang menjadi perhatian pemerintah adalah potensi lonjakan harga tiket transportasi, baik kapal laut maupun pesawat.

“Pemerintah akan melakukan pengawasan terhadap harga tiket transportasi agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah provinsi bersama kabupaten dan kota di Kepri juga akan memastikan ketersediaan layanan transportasi dan kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran tetap terjaga.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, pemerintah dan aparat keamanan berharap pelaksanaan mudik tahun ini dapat berjalan aman dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan nyaman.

“Harapannya tentu mudik berjalan aman, masyarakat tenang, dan semua bisa merayakan Lebaran dengan bahagia,” pungkasnya. (*)

Editor : Jamil Qasim