Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

PLN Natuna Bangun Jaringan Listrik untuk Dukung Operasional Embung Sebayar

Antara • Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB
Jaringan listrik di Embung Sebayar, Kabupaten Natuna. ANTARA/HO-Muhamad Nurman
Jaringan listrik di Embung Sebayar, Kabupaten Natuna. ANTARA/HO-Muhamad Nurman

batampos – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna membangun infrastruktur kelistrikan di kawasan Embung Sebayar, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, guna mendukung operasional fasilitas pengelolaan air baku yang akan memasok kebutuhan air bersih masyarakat.

Manajer ULP PLN Natuna, Rafki Chandra, mengatakan pembangunan jaringan listrik tersebut merupakan bentuk dukungan PLN terhadap penyediaan layanan dasar bagi masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih.

"Jaringan kami telah rampung dipasang dan sudah bisa digunakan," kata Rafki, Sabtu (18/7).

Menurutnya, keberadaan jaringan listrik di Embung Sebayar menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas pengolahan dan distribusi air dapat beroperasi secara optimal.

Bangun Puluhan Tiang Listrik

Embung Sebayar merupakan tampungan air buatan yang dibangun pemerintah pusat untuk memperkuat pasokan air bersih bagi masyarakat Natuna.

Karena lokasinya berada cukup jauh dari kawasan permukiman, PLN harus membangun jaringan listrik baru dengan memasang 46 tiang Tegangan Menengah (TM) untuk Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sepanjang 2,1 kilometer.

Selain itu, PLN juga membangun sembilan tiang Jaringan Tegangan Rendah (JTR) untuk Saluran Kabel Udara Tegangan Rendah (SKUTR) sepanjang 2 x 400 meter.

Rafki berharap infrastruktur kelistrikan tersebut dapat mendukung operasional fasilitas air baku sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

"Kami berharap jaringan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan layanan air bersih," ujarnya.

Segera Dioperasikan

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa, Zaharuddin, mengatakan berbagai fasilitas pendukung di Embung Sebayar telah selesai dibangun dan tinggal menunggu proses serah terima dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV.

Menurutnya, operasional fasilitas tersebut diperkirakan dimulai dalam waktu dekat mengingat sumber air yang selama ini dimanfaatkan mulai mengalami penurunan.

"Setelah ada serah terima dari Balai Wilayah Sungai Sumatera IV kepada kami, fasilitas ini akan segera dioperasikan," katanya.

Zaharuddin menjelaskan pihaknya bersama BWS Sumatera IV telah melakukan uji coba pompa distribusi air baku menuju reservoir di Bukit Berangin.

Hasil pengujian menunjukkan pompa mampu mengalirkan lebih dari 50 liter air per detik.

Pada tahap awal, distribusi air kepada pelanggan masih akan menggunakan jaringan pipa yang sudah ada, sementara pasokan air berasal dari reservoir baru di Bukit Berangin.

Menurut Zaharuddin, keberadaan pipa transmisi dan reservoir baru tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Bunguran Timur, sebagian Kecamatan Bunguran Tengah, serta Kecamatan Bunguran Selatan.

"Saat ini fasilitas yang tersedia masih difokuskan untuk mendistribusikan air ke reservoir Bukit Berangin yang memiliki kapasitas tampung 100 meter kubik," ujarnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
PLN Natuna Embung Sebayar